Latest Post

Mengenal Apa Itu Alat Uji Tarik dan Bagaimana Cara Melakukannya

Written By Alifia Rahmadila on Sunday, June 10, 2018 | 8:34 PM

Apa itu Uji Tarik?

Uji tarik, atau dikenal juga sebagai uji tegangan, mungkin merupakan jenis tes mekanik paling mendasar yang dilakukan pada material. Uji tarik sederhana, relatif murah, dan sepenuhnya terstandardisasi dengan beberapa dokumen seperti ASTM atau ANSI.



Untuk melakukan uji tarik biasanya dengan menarik sesuatu menggunakan sebuah alat uji tarik, dimana kita bisa menentukan bagaimana material akan bereaksi terhadap gaya yang diberikan. Saat material sedang ditarik, kita bisa memahami seberapa besar kekuatannya bersama dengan berapa banyak material tersebut akan memanjang atau putus.

Alat Keselamatan Kerja yang Harus Ada dalam Laboratorium

Written By Alifia Rahmadila on Monday, May 28, 2018 | 1:52 AM

Lab aman, melakukan penelitian pun nyaman.

Melakukan penelitian di laboratorium menjadi salah satu agenda wajib bagi para mahasiswa teknik dimanapun. Ini merupakan salah satu Satuan Kredit Semester yang harus diambil ketika kamu sudah masuk semester 5 keatas, kadang penelitian ini juga dimanfaatkan oleh beberapa mahasiswa teknik untuk mengambil data kualitatif dan kuantitatif yang kemudian dilanjutkan ke tahapan skripsi.

Panduan Menentukan Jumlah Flow Meter Dalam Perancangan Pabrik Kimia

Written By Alifia Rahmadila on Wednesday, March 21, 2018 | 3:00 AM

Saya mengerti, dari semua element pada Perancangan Pabrik Kimia, Flow Meter merupakan element yang hampir tidak pernah dibahas. Flow meter dianggap sebagai sebuah element pelengkap yang kehadirannya tidak terlalu wajib ada.

Bioenergi Dari Algae: Kian Terwujud Secara Nyata

Written By Alifia Rahmadila on Monday, March 5, 2018 | 12:26 AM

Algae memang sudah digadang-gadang mampu menjadi energi terbarukan (bioenergi) yang menggantikan minyak bumi. Namun riset di bidang effisiensi bioenergi dari algae masih terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang valid terhadap yield bioenergi dari algae ini. 

Namun kabar baik datang dari Universitas Cambridge di Inggris terkait pengembangan metode produksi bioenergi dari algae ini. Riset yang dilakukan oleh Dr Paolo Bombelli dari departemen Biochemistry ini mengamati tentang energi yang dihasilkan dari proses photosinthesis algae dan memanfaatkannya seperti panel surya untuk memberikan daya kepada baterai telepon selular, atau perangkat elektronik yang memadai.

Kontaminasi logam berat Pada Proses Rafinasi Minyak Bumi

Written By Alifia Rahmadila on Friday, September 29, 2017 | 12:45 AM

Kemurnian Bahan Bakar Menentukan Nilai Jual

Bahan bakar masih menjadi Industri yang menguntungkan hingga saat ini. Mengingat masih banyaknya kendaraan bermotor yang membutuhkan bahan bakar dari proses pengolahan minyak bumi atau fosil. Oleh sebab itu, industri pengolahan minyak bumi dan gas alam masih menjadi impian sebagian besar sarjana teknik untuk melabuhkan dirinya disana.

Mengenal Teknik Water Treatment - part 1

Written By Alifia Rahmadila on Wednesday, August 2, 2017 | 9:22 PM

Air berperan penting dalam kehidupan, termasuk dalam Industri

Salah satu materi untuk transfer energi panas yang murah adalah air. Mengingat air bisa diperoleh dari mana saja, Danau, Sungai hingga Laut. Maka tak jarang proses utilitas lebih banyak menghitung laju air untuk proses ketimbang bahan lainnya. Bicara tentang air yang digunakan dalam proses industri, maka kita akan membahas terkait water treatment.

Apakah Filler itu dan efeknya untuk polymer?

Written By Alifia Rahmadila on Friday, March 17, 2017 | 1:28 AM

Halo sobat engineering, pada kesempatan kali ini kita mencoba membahas lebih dalam tentang polymer yuk. Kebetulan materi pembahasan kuliah yang mimin ampu lagi banyak bahas tentang polymer additives.

Filler atau mungkin akan mudah diartikan sebagai isian, adalah padatan yang berguna merubah sifat fisik polimer. Jika kita mengenal bahwa rantai polimer terdapat 3 struktur rantai utama, antara lain :
  1. Linier atau Rantai Lurus
  2. Co-Linier (branch) atau Rantai Bercabang
  3. Net (spider-web) atau Rantai Berbentuk Jaringan.
Dimana ketika bentuk rantai ini akan menentukan sifat bahan dari polimer tersebut, dan disinilah peran filler, ia akan membantu mengisi kekosongan pada rantai polymer agar tercapai sifat fisik yang diinginkan. Sebagai contoh, ethylene adalah salah satu mer yang sederhana. Dimana strukturnya adalah C2H4. Ketika ehtylene saling berikatan, maka akan terbentuk senyawa poly-ethylene akibat pelepasan rantai ganda.


Senyawa polyethylene ini masih tergolong senyawa yang tidak tahan panas, karena struktur rantai polyethylene masih berbentuk linier, oleh sebab itu penambahan filler seperti clorin (Cl) akan memberikan efek kekuatan terhadap panas, menjadikannya Polyvinyl clorid (PVC)




 
Support : Folding Box | Asuransi Mobil Terbaik | Plastic Additive
Copyright © 2011. Catatan Kuliah Engineer - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Film Drama Korea
Proudly powered by Blogger